XOLABIT
Cetakan Biru & Spesifikasi Standar Industri

XOLABIT WATERPROOFING SYSTEM

Dokumentasi teknis menyeluruh perlindungan substruktur & superstruktur bangunan. Mencegah kegagalan proteksi secara absolut dengan sistem intergrasi multi-lapisan, cold-applied liquid, hot-pour joint sealant, serta APP bitumen torch-on membrane.

SPEC SHEET REV 4.2

SUMMARY MATRIKS PROTEKSI

Teknologi Utama: Seamless Liquid & Bitumen Sheet
Zona Vertikal: Sealkote (60-120 mil WFT)
Zona Joint/Detail: AP-85 Hot-Pour Sealant
Zona Horizontal: Membrane P APP 3mm
Prinsip Desain: Anti 3-Sided Adhesion
Standar implementasi dirancang untuk basement kedalaman ekstrem, roof deck, dan struktur terpapar hydro-static pressure tinggi.
01. Filosofi Rekayasa Proteksi

Konsep Dasar & Penanganan Kebocoran

Fenomena Penetrasional: "Air Tidak Masuk Hanya dari Satu Titik"

Beton secara alami adalah material berpori. Air di bawah tekanan hidrostatik subterranean tidak pernah bermigrasi secara linier lurus. Kebocoran yang terlihat pada interior gedung sering kali berjarak belasan meter dari sumber penetrasi luar akibat fenomena migrasi lateral (lateral water migration).

1. Pori Capillary Beton

Rongga mikroskopis akibat retraksi evaporasi air saat proses curing beton yang belum terdensifikasi sempurna.

2. Retak Struktural / Crazing

Fisura akibat pergerakan beban struktural, beban termal, atau susut beton (shrinkage cracks).

3. Cold Joint / Sambungan

Garis batas antar pengecoran beton lama dan baru yang tidak menyatu secara molekuler penuh.

4. Penetrasi Pipa & Tie-Rod

Area transisi antara material beton rigid dan material logam/PVC pipa yang memiliki koefisien muai beda.

RISIKO TINGGI DILAPANGAN

Membran Lembaran Tradisional

  • Banyak Sambungan (Overlapping Seams): Setiap lembaran membutuhkan sambungan. Setiap 1 meter overlap merupakan potensi titik kegagalan (*weak point*).
  • Bahaya Trapped Air & Migration: Jika terjadi satu kebocoran kecil, air masuk dan merambat di bawah lembaran ke seluruh area basement tanpa dapat dilacak posisi bocor aslinya.
  • Sulit Diterapkan pada Area Vertikal Detail: Penanganan sudut 90 derajat, pipa penetrasi, dan lekukan rumit memicu *fish mouth* (gelembung/kerutan terbuka).
SOLUSI SEAMLESS PREFERENSI

Xolabit Sealkote (Seamless Protection)

  • Monolitik Tanpa Sambungan: Membentuk membran elastis utuh continuous 100% tanpa ada celah join atau overlap yang berpotensi lepas.
  • Full-Bonded Substrate Adhesion: Menyatu secara kimiawi dan mekanis pada beton. Jika ada kerusakan mekanis eksternal, air terisolasi pada titik tersebut dan tidak menyebar lateral.
  • Penyelimutan Konsisten pada Detail Kompleks: Metode *cold-applied spray/roller* memungkinkan pelapisan sempurna pada fondasi, piling cap, pipa penetrasi, dan dinding vertikal.
02. Matriks Komparasi Profil Material

Tiga Komponen Utama Sistem Xolabit

Sinergi Tiga Produk Spesifik untuk Solusi Proteksi Total Substruktur & Superstruktur

ZONA VERTIKAL & DETAIL

Xolabit Sealkote

Cold-Applied Liquid Emulsion Waterproofing

Metode Aplikasi Cold-Applied (Airless Spray / Roller / Brush)
Spesifikasi Ketebalan Standard
Bidang Utama: 60 mil (1.5 mm / 1524 µm)
Area Kritis: 120 mil (3.0 mm / 3048 µm)
Keunggulan Utama

Sangat fleksibel, elongasi tinggi, *seamless*, tanpa risiko kebakaran saat eksekusi di lokasi sempit/tertutup.

Aplikasi Ideal: Dinding Basement Luar (Retaining Wall), Retaining Piles, Pit Lift, Ground Tank Outer.
ZONA SAMBUNGAN CRITICAL

Xolabit AP-85

Hot-Pour Asphalt Rubberised Joint Sealant

Metode Aplikasi Hot-Pour Melter Injection (160°C - 180°C)
Sistem Pendukung Mandatory
Wajib Backer Rod (PE Foam) sebagai Bond Breaker cegah 3-Sided Adhesion.
Keunggulan Utama

Daya rekat elastomerik ekstrem pada dinding beton, elastis meredam ekspansi/kontraksi termal & pergeseran dinamik.

Aplikasi Ideal: Construction Joint, Expansion Joint, Penetrasi Pipa Substructure, Celah Wall-to-Slab.
ZONA HORIZONTAL & ROOF

Xolabit Membrane P

APP Modified Bitumen Torch-On Sheet (3mm)

Metode Aplikasi Torch-Applied (Bakar LPG Gas Burner)
Dimensi & Ketebalan
Ketebalan Nominal: 3.0 mm
Penguat Inisial: Non-Woven Polyester Fabric
Keunggulan Utama

Tahan gores mekanis tinggi, *puncture resistance* kuat, stabil terhadap paparan suhu ekstrem UV.

Aplikasi Ideal: Roof Deck Beton, Balon Ramp, Deck Parkir, Plaza Deck, Slab Horizontal Fondasi.
03. Arsitektur Proteksi Substruktural

Anatomi 6 Lapisan & Alur Eksekusi Basement

Cross-Section Anatomi Dinding Bawah Tanah OUTSIDE TO INSIDE

LAPIS 1

Substrat Beton Structural

Dinding beton retaining wall bebas tonjolan, debu, dan lekukan kasar.

LAPIS 2

Detailing AP-85 & Fillet

Chamfer mortar di sudut 90° dan sealant AP-85 pada cold-joint/retak.

LAPIS 3

Membran Utama Sealkote

60 mil (1.5mm) pada bidang datar vertikal, 120 mil (3.0mm) pada area detail.

LAPIS 4

Protection / Drain Board

Dimpled HDPE protection board melindung lapisan dari goresan batu urug.

LAPIS 5

Pipa Drainase Perimeter

Perforated pipe + geotextile filter menyalurkan air tanah jauh dari dinding.

LAPIS 6

Granular Backfill

Urugan tanah/kerikil terpilih yang dipadatkan secara bertahap.

Alur 5 Tahap Eksekusi Aplikasi Sealkote

01

Persiapan Substrat Beton Extreme Clean

Grouting semua *honeycomb* (keropos beton) menggunakan mortar kontruksi non-shrink. Lakukan vacuum/power washing bebas debu, miyak, dan *curing compound*. Pembuatan fillet / chamfer cembung (5 cm x 5 cm) pada setiap sudut pertemuan 90°.

Tolerance Level: Substrat moisture < 8%, Bebas tonjolan tajam besi tie-rod
02

Integrasi Detailing & Xolabit AP-85

Injeksi/hot-pour AP-85 pada celah *construction joint*, retakan, dan penetrasi pipa. Pemasangan mesh penguat (reinforcement fabric) pada area sudut chamfer yang dilapis awal dengan Sealkote *coat 1*.

Critical Zone: Ketebalan awal area detail dinaikkan langsung ke target 120 mil
03

Aplikasi Cold-Applied Spray / Roller Multi-Pass

Semprotkan Xolabit Sealkote menggunakan *Airless Spray Machine* bertekanan tinggi secara merata (*cross-hatch pattern* / menyilang horizontal & vertikal) minimum 2 lapis (*two coats*) hingga mencapai target WFT.

Layering Rule: Curing interval lapis 1 minimum 4-6 jam sebelum lapis 2
04

Quality Control (Control WFT, Pinhole & Blister Check)

Pengukuran WFT secara kontinyu dengan *Wet Film Comb Gauge*. Inspeksi visual 100% bebas dari *pinhole* (lubang jarum), *blistering* (gelembung udara terperangkap), atau *sagging* (lelehan berlebih).

Pass Standard: WFT Bidang Utama ≥ 60 mil, Area Detail ≥ 120 mil
05

Proteksi Mekanis Board & Granular Backfilling

Pemasangan *Drainage Board / Protection Board* HDPE melekat rapat sebelum pengurugan tanah kembali. Pengurugan granular *backfill* dilakukan bertahap per 30 cm dengan pemadatan mekanis terkontrol.

Safety Note: Jangan pernah mengurug tanah langsung mengenai membran telanjang
04. Kontrol Kualitas Presisi

Standar Ketebalan WFT & Demistifikasi Satuan

Matriks Matematika Ketebalan Pelapisan

Dalam dunia rekayasa waterproofing internasional, istilah **Mil** sering disalahartikan dengan *Millimeter*. **1 Mil adalah 1/1000 Inci**, berbeda secara matematis dengan Milimeter (mm) maupun Mikron (µm).

FORMULA REFERENSI KONVERSI:
1 Mil (Thousandth of an inch) = 0.001 Inci
1 Mil ke Milimeter = 0.0254 mm
1 Mil ke Mikron (µm) = 25.4 Mikron (µm)

Rasio 1:2 Buffer Elongasi

Ketebalan **60 mil (1.5 mm / 1524 µm)** dirancang untuk menyerap pergeseran micro-movement beton pada bidang luas. Sedangkan pada area pertemua sudut, retakan, dan penetrasi, ketebalan ditingkatkan 2x lipat menjadi **120 mil (3.0 mm / 3048 µm)** sebagai buffer pemulihan deformasi termal (*elongation recovery*).

Kalkulator Konversi Satuan WFT

Hasil Milimeter (mm): 1.524 mm
Hasil Mikron (µm): 1524.0 µm
Hasil Inci (inch): 0.0600 in
05. Penyelamatan Celah Sambungan

Panduan Prosedural Xolabit AP-85 (Hot-Pour Sealant)

Anatomi Sambungan & Bahaya "3-Sided Adhesion"

Jika sealant menempel pada 3 sisi celah (dinding kiri, dinding kanan, dan dasar celah), ketika beton bergerak akibat muai-susut, sealant tidak memiliki ruang elastisitas murni. Beban geser terpusat akan **merobek sealant di bagian tengah secara mendadak** (cohesive failure).

FUNGSI CRITICAL BACKER ROD (POLYETHYLENE FOAM):

1. Menjadi **Bond Breaker** (Pencegah perekatan pada dasar celah beton).

2. Menentukan kedalaman ideal penuangan sealant (Rasio kedalaman vs lebar 1:1 atau 1:2).

3. Menghemat konsumsi volume material AP-85 berlebih.

DIAGRAM INTERAKSI KEREGANGAN
TANPA BACKER ROD (FAIL)
Adhesi Sisi Kiri + Kanan + Dasar = Sobek Tegak Lurus
DENGAN BACKER ROD (PASS)
Adhesi Hanya Sisi Kiri + Kanan = Bebas Meregang 100%

Urutan Aplikasi 6 Fase Xolabit AP-85

FASE 1

Rekayasa Celah (Saw-Cut)

Pemotongan celah sambungan secara konsisten dengan *concrete saw unit* untuk membentuk geometri celah yang simetris.

FASE 2

Pembersihan Vacuum & Blower

Penghembusan udara bertekanan tinggi (*hot air lance*) untuk membersihkan seluruh debu gergaji dan kelembaban tersisa.

FASE 3

Pemasangan Backer Rod

Penekanan *PE Foam Backer Rod* ke dalam celah menggunakan *rolling tool* hingga kedalaman presisi tercapai.

FASE 4

Kondisioning & Primer

Pengusutan kualitatif bituminus primer khusus pada dinding samping celah untuk memaksimalkan ikatan molekuler.

FASE 5

Hot-Pour Kontinu (160°C-180°C)

Penuangan kontinyu cairan AP-85 yang dipanaskan dalam double-jacket melter untuk mencegah rongga udara (*air pockets*).

FASE 6

Stabilisasi & Curing

Pendiaman hingga suhu sealant kembali ke temperatur ambien dan membentuk padatan elastomer tahan air.

Matriks Pengendalian Mutu AP-85 (Pass vs Fail)

PARAMETER INSPEKSI KRITERIA LULUS (PASS) KRITERIA GAGAL (FAIL) TINDAKAN KOREKTIF
Adhesi Dinding Celah Menempel sempurna tanpa selah visual saat ditarik lunak Terlepas dari dinding beton (Debu/Basah) Cungkil, re-sawcut, blowing udara panas & re-prime
Kepadatan Internal Padat utuh, bebas dari rongga gelembung udara Berrongga (Honeycombing/air pockets) Gunakan melter ber-agitator & tuang bertahap 2 pass
Elevasi Permukaan Cembung recessed 3-5mm di bawah elevasi lantai Meluap melebihi permukaan lantai / Cekung ekstrem Ratakan dengan hot-spatula atau tambah topping AP-85
Kebersihan Area Bebas dari ceceran bitumen di luar garis celah Ceceran berantakan menutupi beton utama Gunakan masking tape sebelum penuangan
06. Proteksi Sheet Roof & Deck

Manual Eksekusi Xolabit Membrane P (APP Torch-On 3mm)

FASE 1

Syarat Substrat Beton Dach

  • Beton slab telah berumur minimum 28 hari dengan kuat tekan standar.
  • Kemiringan (*screed to falls*) minimum 1-2% menuju titik *floor drain / scupper drain*.
  • Permukaan halus (*trowel finish*), bebas serpihan tajam yang dapat menusuk lembaran.
  • Sudut pertemuan dinding-ke-lantai dibuat chamfer cembung 5cm x 5cm.
FASE 2

Primer Bitumen & Dry Layout

  • Aplikasi *Xolabit Bituminous Primer* secara merata (konsumsi ≈ 0.25 - 0.35 L/m²). Biarkan *tack-free dry* (3-4 jam).
  • Gelar (*unroll*) lembaran Membrane P secara kering (*dry layout*) untuk penyesuaian posisi awal.
  • **Aturan Arah Gulungan:** Selalu mulai dari titik terendah (drain) menuju ke titik tertinggi roof deck.
FASE 3 & 4

Torch-Applied & Press Rolling

  • Gunakan *LPG Gas Torch Burner* memanaskan permukaan bawah membran hingga senyawa bitumen tampak meleleh mengkilap (*shiny compound melt*).
  • Dorong gulungan perlahan ke depan secara konstan.
  • Gunakan *heavy pressure roller* menekan membran segera setelah dibakar untuk meratakan perekatan dan membuang udara terperangkap.
OVERLAP & DETAIL

Ketentuan Overlap Standar

Overlap Samping (Side Lap): Minimum 80 mm - 100 mm
Overlap Ujung (End Lap): Minimum 120 mm - 150 mm

Tekan sambungan overlap hingga lelehan bitumen hitam keluar sedikit (±5mm) sebagai bukti penyegelan sempurna (*bead of bitumen*).

Protocol Uji Genang Water (Ponding Test)

Setiap instalasi Membrane P WAJIB melalui uji genang air sebelum pemasangan protective screed / pelindung mekanis.

1. BENDUNGAN TEMPORER Tutup semua saluran floor drain dengan plug karet & buat bendungan semen sementara.
2. KETINGGIAN AIR Genangi air bersih setinggi minimum 50 mm di atas titik tertinggi membran.
3. DURASI 24-48 JAM Biarkan tergenang minimum 24 hingga 48 jam. Inspeksi plafon interior di bawahnya.
07. Keselamatan Kerja Emas

Protokol K3 & Standar Keselamatan Hot-Work

Aplikasi Pembakaran Torch & Hot-Pour AP-85 Menuntut Disiplin K3 Tinggi

Mandatory Hot-Work Permit Checklist

Matriks APD Mandatory Aplikator

Face Shield / Safety Goggles
Respirator Organic Vapor
Thermal Leather Gloves
Fire-Retardant Coverall
Steel-Toe Safety Boots
Ear Plug / Ear Muff
08. Panduan Pemilihan Cepat

Rekomendasi Preskriptif Skenario Proyek

SKENARIO A

Basement Dalam & Retaining Wall Vertikal

Struktur bawah tanah terpapar tekanan hidrostatik tinggi dengan penetrasi tie-rod padat.

Sistem Kombinasi: Xolabit Sealkote (120 mil di detail, 60 mil bidang) + AP-85 Joint Sealant + Protection Board.
SKENARIO B

Roof Deck Beton Extensif & Ramp Parkir

Area horizontal terbuka terpapar lalu lintas kendaraan atau ekspos iklim ekstrem.

Sistem Kombinasi: Xolabit Bituminous Primer + Xolabit Membrane P (3mm Torch-On) + Protective Screed.
SKENARIO C

Expansion Joint & Celah Struktur Beban Dinamis

Sambungan antara dua massa gedung yang bergerak terpisah secara struktural.

Sistem Kombinasi: Saw-cut Re-engineering + PE Backer Rod + Xolabit AP-85 Hot-Pour Sealant.